Biara St. George telah dioperasikan oleh para biarawan Yunani Ortodoks sejak abad ke-6, memiliki kapel kuno dan kebun, hanya satu jam berkendara dari Yerusalem.Selama ribuan tahun orang telah mencari kesendirian di gurun; tempat perdamaian dan perenungan. Jadi bisa dimengerti mengapa sepanjang sejarah sekte agama telah memilih untuk membangun retret mereka dan Biara di gurun terpencil atau daerah pegunungan. Biara St. George adalah contoh yang sempurna.Biara ini terletak di gurun Yahudi Israel di Wadi Qaid (Nahal Prat atau lembah lembah di Israel-dikendalikan Timur Bank Barat. Lembah berjalan dari Yerusalem ke Jericho dan Biara Adalah Sekitar 9km dari Jericho dan 20 km dari Yerusalem.Biara tampaknya menempel ke sisi tebing curam. Biara adalah salah satu pemandangan paling ajaib yang akan kau lihat dalam perjalananmu. Ini akan membuat takjub wisatawan agama dan yang tertarik dalam sejarah, arkeologi, arsitek dan sosiologi. Biara masuk ke permukaan batu dan menghadap ke kebun yang subur dengan Siprus dan pohon zaitun di dalam dan sempit jurang Wadi Qudi Lumpur. Biara adalah salah satu dari lima biara di padang pasir Yudea.Lokasi ini memiliki makna keagamaan sebagai Wadi Qeld dianggap sebagai Lembah Alkitab bayangan (Psalm 23) dan terletak sejajar dengan jalan Romawi tua menuju Yerikho tempat perumpamaan orang Samaria yang baik telah ditetapkan (Luke 10:29-37). Biara dianggap dekat dengan gua di mana Elia diberi makan oleh gagak (Raja I 17:5-6). St. Joachim (Ayah Mary) dikatakan telah berhenti di sebuah gua di dekatnya untuk berduka atas kehilangan memori dari istrinya St. Anne. Seorang malaikat datang kepadanya di dalam gua untuk mengatakan kepadanya bahwa mereka akan segera memiliki seorang anak. Kompleks biara tanggal kembali ke abad ke-4 ketika sekelompok kecil biarawan Suriah mencari kesendirian di padang gurun sebagai nabi Alkitab lakukan. Mereka menetap di sini karena berbagai agama asosiasi dengan lokasi dan khususnya gua Elia. Pada 480AD an Mesir bernama John of Thebes didirikan sebuah kapel yang menjadi biara dan pada abad ke-6 itu terkenal pusat spiritual. Biara bernama Saint George of Choziba seorang biarawan Cyprian yang tinggal di biara selama abad ke-6. Biara adalah tempat pertemuan untuk hermits yang tinggal di gua-gua di dekatnya. Mereka akan berkumpul di biara untuk massa mingguan dan Acara Agama. Pada 614 biara dihancurkan oleh Persia para biarawan dibantai. Selama era Perang Salib (1179) ada upaya untuk memulihkan struktur tapi sekali lagi jatuh ke tidak digunakan sampai 1878 ketika seorang biarawan Yunani, Kallinikos mulai memulihkan biara. Dia menyelesaikan tugas pada tahun 1901. Pada tahun 1952 menara lonceng ditambah dengan yang berbeda kubah aquamarine dan akses ke biara 2010 ditingkatkan oleh peletakan jalan baru.Biara ini masih dihuni oleh sekelompok biarawan kecil yang berdedikasi yang hidup menurut tradisi kuno.